Rabu, 20 April 2011

Kenapa Rumus Luas Trapesium?

Ya, kali ini materinya Geometri. Di postingan ini abang akan jelaskan kenapa Rumus Trapesium bisa jadi sedemikian anehnya.

Coba lihat trapesium disamping. Nah disitukan jelas bahwa tinggi trapesiumnya t, dalam contoh kali ini anggaplah t=6. Dan sisi sejajar atas dan bawah masing masing panjangnya a dan b, dalam contoh kali ini abang buat a=4 dan b=8.
Nah seandainya abang ga tau nih rumus trapesium tapi abang tau rumus persegi panjang kalau gitu abang ubah aja trapesium jadi persegi panjang, Caranya?
Lihat gambar disamping, Silakan tebas Trapesium itu tepat ditengah dengan samurai pikiran kalian sampai dia terpotong dua. Berarti tinggi masing-masing bagian jadi 3. Lalu ambil bagian diatas, putar dan letakkan di samping bagian bawah seperti gambar, Sudah jadi persegi panjang kan? Lho memangnya sama luasnya bang? Selama tidak ada kita korupsi luasnya akan tetap sama koq, walaupun kamu potong ampe sekecil sel, tapi kalau dibalikin lagi luasnya tetap sama.

Sekarang tinggal mencari luas persegi panjang itu, karena luas dia pasti sama dengan luas trapesium tadi.
Luas Persegi Panjang = Panjang x Tinggi 
Luas Persegi Panjang = (a+b) x ½nya Tinggi Trapesium              (RUMUS TRAPESIUM SUDAH JADI)
Luas Persegi Panjang = (6+8) x ½nya 6
Luas Persegi Panjang = (14) x 3
Luas Persegi Panjang = 42

Nah begitulah, kalau bentuknya seperti ini sama saja, tapi potongnya di garis putus-putus. Ntar letakkan di sebelah kanan, atau cara kedua, tetap saja potong di tengah secara horizontal seerti diatas, tapi nantinya jadi jajar genjang bukan persegi panjang, Silakan dicoba sendiri!



8 komentar:

Anonim mengatakan...

kurang lengkap+menarik

Habib Asyrafy mengatakan...

waduh hahaha..
kritik berat, kira-kira di bagian mananya ya mas, supaya bisa saya lengkapi

Anonim mengatakan...

bingung nih bg...
kalau di potong, otomatis tinggi yang setengah itu jd 3, trus, a=4 b=8
rumus luas persegi panjanf : p x l
jadi, L= (a+b) x 3
= (4+8) x 3
= 12 x 3 = 36
bukannya gi tu bg?

agus vedic mengatakan...

woow..hebat juga penjelasannya! saya seorang pengajar matematika tidak pernah berfikr sampai ke situ! luar biasa.

ghe phenk mengatakan...

wow seru nih,ibarat model lg jln di catwalk,udh angun,cantik , menarik banget. Tp pas diujung jatoh gara" sepatu hak tinggi :D

Mas rafy td di post di soal a=4 b=8 tp dipembahasan 6 dan 8 jd beda donk,q td ja ga nyadar klo slh,pdhal penting bgt tu,ky ak aja klo lg ngerjain soal,bkan slh ngitung tp salah nulis >.<
Ms rafy jgn tersinggung ya ma komenku
Butuh bantuan ini, 1 bln menuju snptn tp ga tau apa",minta bantuan ms. Q dah cba hub ms via FB

Habib Asyrafy mengatakan...

Wahhh, bagus banget masukannya makasi ya mas ghe phenk..
sip sip, ayo diskusi

gabung juga sekalian ke grup kita ntar ya,

basukiyusak mengatakan...

uraian yang praktis, bagus untuk disimak

basukiyusak mengatakan...

uraian yang praktis, bagus untuk disimak

Poskan Komentar

Feel free to Comment..
Bagi yang punya email silakan komentar pakai akunnya,
Bagi blogger atau pengunjung lainnya gunakan nama dan url (supaya bisa disapa)

 
Powered by Blogger